Showing posts with label Linux BackTrack. Show all posts
Showing posts with label Linux BackTrack. Show all posts
21 December 2013

Cara melakukan DNS Spoofing menggunakan aplikasi Ettercap


DNS Spoofing adalah salah satu metode hacking Man In The Middle Attack (MITM). Hampir sama konsepnya dengan ARP Spoofing, tapi yang membedakan adalah Attacker akan memalsukan alamat IP dari sebuah domain.

DNS adalah Domain Name Server, yaitu server yang digunakan untuk mengetahui IP Address suatu host lewat host name-nya. Dalam dunia internet, komputer berkomunikasi satu sama lain dengan mengenali IP Address-nya. Namun bagi manusia tidak mungkin menghafalkan IP address tersebut, manusia lebih mudah menghapalkan kata-kata seperti www.yahoo.com, www.google.com, atau www.facebook.com. DNS berfungsi untuk mengkonversi nama yang bisa terbaca oleh manusia ke dalam IP addresshost yang bersangkutan untuk dihubungi.

Jadi ketika target melakukan request terhadap sebuah alamat domain dengan alamat IP A, dengan DNS Spoofing, oleh gateway request user tersebut akan di forward ke alamat IP palsu dari attacker.

Oke, saatnya kita kita mencoba melakukan DNS Spoofing dengan menggunakan aplikasi Ettercap.

Sebelum berlanjut pada praktek metode DNS Spoofing, Anda perlu memperhatikan data berikut agar teman-teman tidak bingung saat mengikuti artikel saya selanjutnya.


KomputerIP AddressMAC Address
Gateway192.168.137.108:00:27:00:C0:1B
Target192.168.137.808:00:27:21:6C:6F
Attacker192.168.137.23808:00:27:77:B5:07

1. Modifikasi file konfigurasi DNS Spoofing

Ketikkan perintah berikut di terminal:
root@bt:~# nano /usr/local/share/ettercap/etter.dns

Sebagai contoh kita akan memalsukan alamat IP server dari domain microsoft.com. Geser scrool terminal Anda ke bawah hingga menemukan konfigurasi domain dari microsoft.com. Ubah alamat IP domain tersebut menjadi alamat mesin attacker Anda. Kemudian simpan konfigurasi tersebut dengan menekan tombol "Ctrl + O"




2. Jalankan service apache
Ketikkan sintaks berikut pada konsol terminal:
root@bt:~# apache2ctl start
Lakukan percobaan dengan membuka aplikasi browser internet Anda dan ketikkan alamat IP komputer attacker pada browser. Pastikan service apache di komputer attacker telah berjalan.


3. Jalankan apliasi Ettercap

Dengan mengetikkan perintah berikut di terminal BackTrack Anda:
root@bt:~# ettercap -G

maka akan muncul aplikasi Ettercap seperti gambar di bawah ini,



4. Pilih interface LAN Card yang akan digunakan untuk melakukan DNS Spoofing pada komputer Attacker

Pada aplikasi Ettercap, pilih menu Sniff -> Unified Sniffing , lalu akan muncul kotak dialog se

perti gambar di bawah. Karena saya menghunaka interface eth0, maka klik tombol Ok.



5. Scan host komputer target, gateway, dan komputer attacker

Yaitu dengan memilih menu Host -> Scan for host, maka Ettercap akan melakukan scanning komputer mana saja yang aktif mulai dari IP 192.168.137.0 sampai 192.168.137.255. Berhubung dalam jaringan virtual saya ada 3 buah komputer, maka ettercap akan mendeteksi 3 buah komputer yang aktif, seperti gambar di bawah ini.



6. Buka daftar hasil scan host
Pilih menu Hosts -> Hosts List , maka akan tampilan seperti berikut



7. Pilih Target yang akan dilakukan DNS Spoofing
Seperti telah diketahui sebelumnya bahwa komputer gateway memiliki IP 192.168.137.1, klik sekali pada IP komputer gateway dari daftar list hosts hasil scan sebelumnya, kemudian klik tombol "Add to Target 1".

Lakukan cara yang sama untuk komputer target dengan IP 192.168.137.8 dan klik tombol "Add to Target 2"



8. Pilih DNS Spoofing Plugins

pada menu aplikasi Ettercap, Plugins -> Manage Plugins -> DNS Spoof (klik 2 kali, sehingga muncul report 'DNS Spoofing Activating dns_spoof plugin...')




9. Lakukan proses ARP Spoofing
yaitu dengan memilih menu Mitm -> ARP poisoning , sehingga akan muncul kotak dialog seperti gambar di bawah, kemudian centang pilihan "Sniff remote connections", lalu klik tombol Ok. Maka aplikasi ettercap akan melakukan ARP Spoofing pada komputer target.






10. Start Sniffing
pilih menu Start -> Start Sniffing

Coba ketikkan alamat www.microsoft.com di browser komputer target, dan lihat apayang terjadi, tadaaaa....


coba lakukan ping ke www.microsoft.com dari komputer target:
dan coba lihat tampilan aplikasi ettercap di komputer attacker:




Lagi-lagi cuma sekedar tambahan, pada saat melakukan DNS Spoofing, jangan lupa selalu set nilai Ip_forwarding menjadi 1 dengan cara mengetikkan sintaks berikut pada terminal:
root@bt:~# echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
Sekian tutorial yang saya share semoga bermanfaat bagi sobat semua, terus belajar trimakasih belajarbacktrack atas artikelnya Selamat Mencoba... :)
VeRZaW#021 Linux BackTrack

Pengertian Port Scanning & Perintahnya


Port Scanning adalah aktivitas yang dilakukan untuk memeriksa status port TCP dan UDP pada sebuah mesin. Banyak aplikasi yang menawarkan fasilitas untuk melakukan pemeriksaan port pada sebuah mesin, seperti netcat, unicornscan, nmap, dll. Nah untuk bahasan kali ini adalah kita akan menggunakan aplikasi nmap.

Banyak yang dapat kita lakukan dengan aplikasi nmap, mulai dari melakukan pemeriksaan port hingga mengidentifikasi sistem operasi yang digunakan oleh server target.

Jika teman-teman coba browse lewat Google, pasti akan manemukan berbagai macam variasi teknik dalam port scanning menggunakan aplikasi nmap. Berikut beberapa contoh teknik yang dapat digunakan menggunakan nmap.



1. Memeriksa port yang terbuka
nmap <host/IP target>
Sebagai catatan, apabila kita menjalankan query nmap di atas dengan user root,

maka sama saja kita menjalankan nmap dalam mode stealth silent (-sS)

2. Memeriksa spesifik port pada mesin target
nmap -p <host/IP target>
3. Memeriksa service yang berjalan pada port
nmap -sV <host/IP target>
4. Memeriksa port mesin target dalam 1 segmen jaringan
nmap <host/IP target>
Contoh jaringan dengan segmen 172.16.200.0/24:
nmap 172.16.200.*

5. Mengidentifikasi sistem operasi mesin
nmap -O <host/IP target>
Contoh setelah kita melakukan nmap adalah sebagai berikut:
root@bt:~# nmap -p 1-65535 -sV -O 172.16.200.20

Starting Nmap 5.59BETA1 ( http://nmap.org ) at 2011-10-14 14:07 WIT
Nmap scan report for 172.16.200.20
Host is up (0.00052s latency).
Not shown: 65521 closed ports
PORT      STATE SERVICE       VERSION
135/tcp   open  msrpc         Microsoft Windows RPC
139/tcp   open  netbios-ssn
445/tcp   open  microsoft-ds?
1025/tcp  open  msrpc         Microsoft Windows RPC
1026/tcp  open  msrpc         Microsoft Windows RPC
1029/tcp  open  msrpc         Microsoft Windows RPC
1031/tcp  open  msrpc         Microsoft Windows RPC
1032/tcp  open  msrpc         Microsoft Windows RPC
1033/tcp  open  msrpc         Microsoft Windows RPC
1091/tcp  open  ff-sm?
2869/tcp  open  http          Microsoft HTTPAPI httpd 2.0 (SSDP/UPnP)
3389/tcp  open  ms-term-serv?
5357/tcp  open  http          Microsoft HTTPAPI httpd 2.0 (SSDP/UPnP)
64141/tcp open  tcpwrapped
MAC Address: 70:71:BC:EC:EC:51 (Pegatron)
Device type: general purpose
Running: Microsoft Windows Vista|2008|7
OS details: Microsoft Windows Vista SP0 - SP2, Windows Server 2008, or Windows 7 Ultimate
Network Distance: 1 hop
Service Info: OS: Windows

OS and Service detection performed. Please report any incorrect results at http://nmap.org/submit/ .
Nmap done: 1 IP address (1 host up) scanned in 147.29 seconds
root@bt:~# 
    Dari hasil scanning di atas kita dapat mengetahui port-port yang terbuka dan mengetahui bahwa OS yang digunakan adalah Windows Vista 7. Dengan mengetahui port-port yang terbuka serta OS mesin target, kita dapat menentukan jenis-jenis serangan yang dapat dilakukan terhadap host target.

Sebagai security administrator yang handal tentunya tidak akan serta merta memberikan informasi secara gratis kepada user, itu sama saja Anda memancing sistem Anda untuk ditembus oleh hacker/cracker. Sehingga mungkin ada beberapa di antara teman2 yang akan mengalami kesusahan saat mengidentifikasi OS dari mesin target karena telah diprotect oleh Admin.

Tapi mungkin memang benar kata pepeatah, tidak ada sesuatu yang tidak mungkin. Tidak ada security system yang benar-benar aman. Lain kali kita akan berbagai metode-metode yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi OS sebuah mesin target dengan bantuan aplikasi nmap :) sekian info yang bisa saya share trimakasih untuk belajarbacktrack sampai bertemu kembali sobat :)

VeRZaW#021 Linux BackTrack